Senin, 28 April 2014

Obat Herbal Mata Buah Keben

Tanaman buah keben sangat banyak ditemukan di selama pantai Papua. waktu itu di Papua Heinrich tengah mengamati masyarakat papua yang tengah membius ikan memakai biji keben yang dilumatkan dengan atau tiada digabung akar tuba serta ditaburkan ke permukaan kolam. Sesudah sebagian waktu, ikan-ikan yang bersembunyi didalam lopak-lopak serta paluh-paluh kolam bakal mengambang di permukaan hingga lebih gampang di tangkap.
Tetapi, ikan-ikan itu tak mati, cuma pingsan sepanjang seputar 20 menit. Apabila tak di ambil serta dampak biusnya habis, ikan yang pingsan bakal sembuh kembali serta berenang ke habitat aslinya seperti sediakala. Sangkaannya, saponin, glukosida, serta sebagian zat lain yang ada dalam biji keben melumpuhkan system saraf pada tubuh serta mata ikan.


Sesudah lihat hal itu, bikin Henrich tertarik untuk mempelajari lebih jauh apapun yang berlangsung dengan ikan ikan itu. waktu itu ia berpikir bahwasanya biji keben yang ditaburkan ke kolam sudah merubah system saraf mata ikan hingga jadi seperti pingsan. Serta lantaran ikan itu nyatanya bisa sembuh kembali, bermakna biji keben itu tak mengakibatkan kerusakan mata. Tersebut yang bikin ia meyakini bahwasanya ekstrak biji keben dapat menyembuhkan masalah mata serta tak membahayakan kesehatan manusia. serta dari sinilah Heinrich mulai tertarik untuk coba memakai buah keben untuk penyembuhan mata.

Pada mulanya memanglah belum sempat ditemukan penyembuhan tradisional yang memakai biji buah keben dari spesies Barringtonia asiatica untuk menyembuhkan penyakit mata. Tetapi spesies lain dari genus Barringtonia, yaitu putat rimba (B. macrostachya Kurz.) sisi akarnya serta butun darat (B. racemosa L. Bl. Ex. DC) sisi bijinya sudah diguna-kan di Kalimantan serta Jawa untuk menangani masalah mata. Sayangnya, tak di ketahui dengan terang beberapa jenis penyakitnya.

Hingga pada akhirnya, pada Desember 2002 Heinrich temukan komposisi obat tetes mata dari biji keben. Obat tetes ini di buat dari biji keben yang berspesies 6. asiatica serta fi. exce/sa tiada kombinasi bahan lain. Buah keben itu didapat dari pohon yang tumbuh di pinggir pantai Desa Nafri, DistrikAbepura, Kotamadya Jayapura, Propinsi Papua. Bahan baku biji keben bisa juga didapat dari pantai Base G, Distrik Jayapura Utara serta pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.

Buah diambil yang telah masak, dicirikan karenanya ada semburat cokelat pada kulitnya. Dalam menghasilkan obat tetes ini, Heinrich tak sempat mengambii Iangsung dari pohonnya, tetapi cuma mengambii buah yang telah jatuh dengan sendirinya.
Awalannya ia mencobakan obat tetes yang dibuatnya, pada matanya sendiri yang menanggung derita hipermetropia plus 4. Sesudah ditetesi sejumlah 20 kali, masing-masing mata 2 tetes (1 tetes = 0, 06 ml.) tiap-tiap dua hari sekali, ia rasakan ada perbaikan. Waktu itu hipermetropia di matanya sudah turun jadi plus 2. Hasil eksperimen ini makin membuatnya meyakini bahwasanya obat ini tak menyebabkan dampak samping atau membahayakan kesehatan orang lain. Cuma saja sesudah di tetesi, mata bakal jadi pedih seputar 15 – 30 menit.

Dengan kepercayaan ini, ia membulatkan tekad untuk mengujikan obat tetes mata bikinannya pada pasien masalah mata di Jayapura, kota rumahnya. Hasil eksperimen ini menunjukkan bahwasanya obat tetes mata keben dapat mengobati penyakit katarak, pterigium, glaukoma baru, miopia, serta hipermetropia. Hingga saat ini belum ada pasien yang mengeluh atau keberatan dengan obat tetes mata keben. Mereka malah berikan dorongan serta semangat agar obat ini bisa dikenalkan pada orang-orang luas. Heinrich juga memperoleh perhatian serta support dari kelompok medis seperti, dr. John Manangsang, dr. Barus Siahaan, serta dr. Lewerissaa (pakar mata di RS Dok 2, Jayapura).

Tanaman Buah Keben
Keben adalah tanaman yang berupa pohon serta berkayu lunak mempunyai diameter seputar 50 cm dengan ketinggian 4-16 mtr.. keben memiliki system perakaran yang banyak serta beberapa tergenang di air laut saat tengah gunakan. ia juga mempunyai banyak percabangan yang terdapat dibagian bawah batang mendekati tanah. wujud daunnya cukup besar, mengkilap serta berdaging. daun mudanya berwarna merah muda serta bakal beralih jadi kekuningan sesudah tua.

Di papua buah keben dimaksud dengan sebutan rabon pi. sisi luarnya terbagi dalam kulit berserabut serta didalamnya ada tempurung. didalam tempurung ada sebutir biji yang keras, berlendir serta berwarna putih. buah ini mempunyai bunga selebar 16 cm yang berwarna putih dengan benang sari berwarna merah muda. besar buah keben seukuran genggaman tangan orang dewasa, berwarna hijau saat muda serta bakal jadi kecokelatan sesudah tua serta kering.

Taksonomi tanaman keben
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Dilleniidae
Ordo : Lecythidales
Famili : Barringtoniaceae Rudolph! (-Lecythidaceae)
Genus : Barringtonia
Spesies : Barringtonia asiatica Kurz
Persamaan kata : Barringtonia spedosa J. R. Forster
Nama daerah : Bitung, butun (Menado) ; butun (Sunda) ; butung, keben (Jawa) ; keben-keben (Bali) ; utong (Alor) ; bitung tumbak, witung witung (Minahasa) ; hutu (Gorontalo) ; wutuna (Buol) ; hutun (Ambon) ; keptun (Halmahera Selatan) ; mijiu, pitu, mijimu (Halmahera Utara) ; mojiu (Ternate).

Senyawa apapun yang terdapat dalam buah keben?
Sampai waktu ini sudah banyak riset yang dikerjakan untuk membuka kandungan senyawa aktif dalam tanaman keben, Greshoff, peneliti dari Belanda temukan zat-zat seperti saponin beracun didalam biji yang telah diaplikasikan dalam pengetahuan kedokteran. Dari penelitian-penelitian lain di ketahui bahwasanya tak hanya saponin, buah serta biji keben juga memiliki kandungan asam galat ; asam hidrosianat yang terbagi dalam monosakarida ; dan triterpenoid yang terbagi dalam asam bartogenat, asam 19-epibartogenat, serta asam anhidro-bartogenat.

Senyawa aktif dalam biji buah ini, yang disangka kuat mempunyai dampak pengobatan dalam penyembuhan mata yaitu dari kelompok saponin. Sebagian type saponin sudah sukses diidentifikasi. saponin yang datang dari buah keben adalah saponin type baru. Dengan kandungan senyawa itu buah keben sudah dilaporkan mempunyai banyak kesibukan farmakologis seperti anti bakteri, anti jamur, analgesik, serta anti tumor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar